ada keheningan di sini
sejenak menantimu
’tuk mengurai sesuatu
dari langgam kehidupan
keabadian adalah tujuan
saat langkah beranjak
seakan dahaga
… dan biarlah kegelisahan itu jadi imajinasi
merangkai relung kesadaran
di tanah yang merengkah pecah
ke jalan kematian
tahukah kini, siapakah aku dan tuhan ...?
sawit sari, 24 agustus 1998
October 11, 2008
diaspora
Posted by 4im at 10:29 PM
Labels: Indonesian Poems
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment