setiap saat
dua rona dapat merebak
padu bergalang didebur ombak
satu terpecah di jajaran karang
yang lain, mencapai langgam sabrang
sejenak pula, nada tertahan
di lautan
menghimpun sayup-sayup yang basah
sekaligus beberapa desah
untuk kemudian
menghilang …….
boulevard ugm, 30 september 2000
: fira, untuk sebuah alegori makna
December 03, 2008
impresi nada tahan
Posted by 4im at 11:38 PM
Labels: Indonesian Poems
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment